Ada city car yang harganya cepat merosot begitu keluar dari dealer. Honda Brio bukan salah satunya. Itulah sebabnya pencarian seperti jual brio bekas terus ramai, baik dari pembeli pertama maupun pemilik yang ingin naik kelas. Namun, harga Brio bekas membentang dari sekitar Rp95 jutaan hingga lebih dari Rp230 juta. Memahami apa yang menciptakan jarak sejauh itu akan membantu Anda membayar sesuai nilai sebenarnya.
Dari 2012 sampai Facelift 2023
Brio pertama kali hadir di Indonesia pada Agustus 2012. Setahun kemudian, tepatnya September 2013, Honda memperkenalkan transmisi otomatis sekaligus Brio Satya sebagai wakil di kelas LCGC dengan harga lebih ekonomis. Generasi pertama sempat tersedia dengan dua pilihan mesin, 1.2 liter dan 1.3 liter, lalu mendapat penyegaran pada 2016.
Generasi kedua meluncur pada 2018. Edisi Urbanite muncul pada Februari 2021, dan facelift pertama generasi ini hadir pada 2023 dengan perubahan eksterior dan interior yang tidak terlalu besar, sementara mesin 1.2 liter dipertahankan. Hingga kini, Brio yang dijual di Indonesia masih generasi kedua.
Pembagian ini menjadi kerangka utama untuk membaca harga bekas: generasi pertama, generasi kedua awal (2018 sampai 2022), dan facelift 2023 ke atas.
Laris Itu Bukan Isapan Jempol
Brio mencatat penjualan wholesales sebanyak 62.195 unit sepanjang 2023, menjadikannya runner up mobil terlaris tahun itu. Pada Januari hingga Mei 2025, total distribusinya mencapai 17.952 unit. Di segmen city car, Brio juga masih berada di atas Toyota Agya GR Sport dan Daihatsu Sirion.
Volume produksi yang besar berdampak langsung ke pasar kedua. Unit banyak, suku cadang mudah, dan pembeli tidak pernah sepi. Kondisi inilah yang menjaga nilai jual kembali Brio relatif stabil dibanding sebagian pesaing LCGC.
Berapa Harga Barunya Sekarang?
Sebagai patokan, harga OTR Brio pada Agustus hingga September 2026 adalah sebagai berikut:
- Brio Satya S manual: Rp170,4 juta
- Brio Satya S CVT: Rp184,5 juta
- Brio Satya E manual: Rp185,5 juta
- Brio Satya E CVT: Rp206,7 juta
- Brio Satya E SE CVT: Rp221,7 juta
- Brio RS manual: Rp253,1 juta
- Brio RS CVT: Rp264,1 juta
- Brio RS SE CVT: Rp274,1 juta
Angka-angka ini menjelaskan mengapa unit bekas yang masih muda tetap mahal. Unit berusia satu sampai tiga tahun harganya masih mendekati harga baru, dan beberapa iklan unit keluaran 2026 yang nyaris baru dipatok sekitar Rp150 juta hingga Rp200 jutaan.
Peta Harga Bekas Berdasarkan Usia
Kisaran berikut berasal dari data pasar 2026, dan bisa bergeser menurut kondisi, kilometer, serta lokasi:
- Generasi lama: umumnya mulai sekitar Rp90 jutaan. Pada Agustus 2026, Satya keluaran 2018 hingga 2025 sudah bisa ditemukan mulai sekitar Rp95 jutaan.
- Brio 2018: pada Mei 2026 berada di kisaran Rp110 juta hingga Rp169 juta. Satya S 2018 sekitar Rp115 juta sampai Rp125 juta, sedangkan RS 1.2 2018 sekitar Rp133 juta sampai Rp169 juta.
- Keluaran 2020 ke atas: Satya dan RS dipasarkan di kisaran Rp150 jutaan hingga Rp200 jutaan.
- Contoh unit RS: RS manual 2021 sekitar Rp154 jutaan, RS Urbanite Edition manual 2022 sekitar Rp173 jutaan, dan RS otomatis 2025 sekitar Rp235 jutaan.
Rentang tahun 2022 sampai 2024 sering dianggap paling menarik karena keseimbangan antara harga dan kondisi. Unitnya masih relatif segar, tetapi sudah melewati penyusutan terbesar.
Satya atau RS?
Brio Satya masuk kategori LCGC dan menekankan efisiensi serta harga terjangkau. Brio RS adalah varian non-LCGC dengan tampilan lebih sporty dan fitur lebih lengkap, sehingga harga bekasnya hampir selalu lebih tinggi. Selisihnya pada Brio 2018 saja bisa terlihat jelas: RS bisa menyentuh Rp169 juta, sementara Satya S berhenti di sekitar Rp125 juta.
Dalam kelompok Satya, tipe E memberi fitur dan kenyamanan lebih dibanding tipe S, dan kombinasi E dengan CVT sering dianggap paling seimbang antara kelengkapan dan potensi harga jual kembali. Jika anggaran terbatas dan Anda tidak butuh tampilan sporty, Satya adalah jalan paling rasional.
Konteks Pasar yang Perlu Diketahui
Pasokan mobil bekas secara umum turun 24 persen pada Januari hingga Mei 2026, sementara minat beli tetap terjaga. Hasilnya, harga cenderung stabil dan pelaku industri bahkan memperkirakan peluang naik seiring harga mobil baru yang merangkak. Untuk model sepopuler Brio, artinya tawar-menawar tidak akan seleluasa yang dibayangkan. Unit terawat dengan harga wajar biasanya cepat terserap.
Hal yang Layak Diperiksa Sebelum Sepakat
Karena banyak unit beredar, kualitas antarunit sangat bervariasi. Beberapa langkah pemeriksaan yang masuk akal:
- Bandingkan beberapa unit dengan tahun dan tipe sama. Harga yang jauh di bawah pasaran patut dicurigai.
- Cek riwayat servis. Catatan di bengkel resmi lebih bisa dipercaya dibanding klaim lisan.
- Uji jalan versi CVT. Rasakan apakah akselerasi halus, tanpa sentakan atau suara yang tidak wajar.
- Periksa bodi dan rangka untuk mencari tanda bekas tabrakan atau cat ulang yang tidak merata.
- Cocokkan nomor rangka dan mesin dengan STNK dan BPKB sebelum membayar apa pun.
- Gunakan inspeksi independen bila Anda belum yakin menilai sendiri.
Biaya yang Datang Setelah Transaksi
Bea balik nama kendaraan bekas (BBNKB II) kini Rp0 di seluruh provinsi. Meski begitu, penerbitan STNK sebesar Rp200 ribu dan BPKB Rp375 ribu untuk mobil tetap berlaku, ditambah pajak kendaraan beserta opsen. Bila kepemilikan berpindah antarwilayah, siapkan juga biaya mutasi. Segera balik nama setelah transaksi agar data tercatat resmi atas nama Anda, dan sisihkan dana servis awal untuk memastikan unit benar-benar siap pakai.
Penutup
Brio bekas layak diburu karena kombinasi popularitas, ketersediaan, dan nilai jual kembali yang terjaga. Tentukan dulu era yang pas untuk anggaran, pilih Satya atau RS sesuai kebutuhan, lalu periksa unit dengan teliti sebelum sepakat. Jangan lupa menghitung biaya administrasi agar total pengeluaran tidak melenceng dari rencana.
Bagi pemilik yang ingin jual mobil bekas seperti Brio, rapikan kondisi unit, lengkapi catatan servis, dan pastikan dokumen bebas masalah. Brio yang terawat dengan riwayat jelas hampir selalu mendapat respons cepat, apalagi di pasar yang peminatnya masih setia.

